Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 25 peserta perwakilan DPC HUKATAN
se-Provinsi Lampung, dengan pembicara dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang
Lampung, Bapak Sonny Alonsye, yang memimpin bersama timnya. Acara ini
dibuka oleh Ketua Korwil KSBSI Provinsi Lampung, Bapak Ponijan. Dalam
pidato sambutannya, Ponijan menyatakan bahwa workshop bertujuan
meningkatkan kesadaran anggota HUKATAN akan pentingnya jaminan sosial
ketenagakerjaan.
"Kami yang bekerja di sektor Kehutanan, Industri
Umum, Perkayuan, Pertanian, dan Perkebunan menghadapi risiko kerja
tinggi setiap hari. BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan bagi
anggota dan keluarganya. Inilah komitmen HUKATAN: Menjadi Rumah Kita
Bersama," kata Ponijan. Ia juga memberikan materi mengenai Teknik
Perundingan PKB (Perjanjian Kerja Bersama).
Bapak Mathias Mehan
dari MPO F-HUKATAN KSBSI menekankan pentingnya keikutsertaan dalam BPJS
Ketenagakerjaan. "Para buruh HUKATAN beroperasi di sektor dengan risiko
tinggi. Mulai dari hutan hingga kebun. Perlindungan BPJS TK adalah
kebutuhan dasar, bukan opsi. Kami harus memastikan semua anggota
terdaftar dan iuran dibayar," tegasnya. Workshop ini dirancang untuk
menambah wawasan anggota HUKATAN dari lima sektor mengenai hak dan
manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Selain pemaparan
materi, peserta dari DPC HUKATAN berbagai daerah di Provinsi Lampung
(Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Pesawaran, Mesuji, dan
Bandar Lampung) mengikuti sesi tanya jawab dan simulasi pendaftaran
kepesertaan.
Acara ini menampilkan pembicara dari BPJS TK Kantor
Cabang Bandar Lampung, Bapak Sonny Alonsye, dengan Bapak Mathias Mehan
sebagai moderator dari DPP F HUKATAN-KSBSI Jakarta. Materi mencakup lima
program utama BPJS TK: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian
(JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), dan Jaminan
Kehilangan Pekerjaan (JKP). Selain itu, peserta mendapatkan pengarahan
tentang penggunaan aplikasi JMO untuk kemudahan pendaftaran.
Workshop
ditutup dengan pemberian cendera mata kepada peserta dari Kepala Kantor
Cabang BPJS TK Bandar Lampung untuk mendorong peningkatan partisipasi
di lima sektor anggota HUKATAN. Dengan workshop ini, Federasi HUKATAN
Provinsi Lampung menargetkan peningkatan aktif peserta BPJS TK sebesar
50% pada akhir tahun 2026.
Pada hari kedua, 27 Juli 2026,
kegiatan dilanjutkan oleh DPP F HUKATAN-KSBSI yang mengunjungi DPC F
HUKATAN-KSBSI Kabupaten Pesawaran guna memastikan keikutsertaan anggota
sektor Ekonomi Informal dalam program-program tersebut. (Red)
Beri komentar