Marsinah Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, KSBSI Jawa Timur Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Di Makam Gus Dur. (Foto: Dokumen KSBSI Jatim).

Marsinah Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, KSBSI Jawa Timur Gelar Ziarah dan Tabur Bunga

Daerah

JAWA TIMUR - Marsinah, aktivis buruh yang dibunuh secara brutal saat memperjuangkan hak hak pekerja/buruh di Sidoarjo, akhirnya secara resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Pemberian gelar Pahlawan Nasional ini dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025), melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 116/TK Tahun 2025.



Marsinah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional bersama 9 Tokoh lainnya, seperti Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) hingga Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo.

Usai Penetapan Pahlawan Nasional, Koordinator Wilayah Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia Prov. Jawa Timur (Korwil KSBSI Jatim) bersama rombongan  buruh, tokoh masyarakat serta aktivis lainnya, menggelar ziarah, tabur bunga dan istigasah (do'a bersama) di makam Marsinah pada Minggu (16/11/2025) di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.


Dalam kesempatan itu, KSBSI Jawa Timur juga memberikan penghargaan serta Partisipasi kepada Adiknya Marsinah yaitu Wijiati.

"Kegiatan tersebut menjadi simbol rasa terima kasih kepada pemerintah yang telah menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah, pejuang hak-hak buruh yang perjuangannya telah menjadi inspirasi hingga tingkat nasional." kata Ketua Korwil KSBSI Jawa Timur H. Ahmad Soim, SH MH, di dampingi Sekretaris Korwil KSBSI Jawa Timur Sugito SH dalam keterangan resminya kepada redaksi, Senin (17/11/2025).

Soim yang juga didampingi beberapa perwakilan organisasi buruh dari beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Pasuruan, Probolinggo, Gresik, Kota Surabaya, Sidoarjo, Jombang serta Nganjuk mengatakan, setelah tujuan tercapai Marsinah sebagai pahlawan nasional, perjuangan ini tidak berhenti di sini, karena juga ingin menghidupkan UKM di sekitar desa Nglundo KSBSI Jawa Timur,” Ungkap H. Ahmad Soim.

Ia membeberkan, bahwa perjuangan untuk mengusulkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional telah dilakukan setiap tahun sejak 2011.

"Sebagai bentuk apresiasi agar momentum bersejarah ini tetap dikenang secara luas, konsistensi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada tahun ini. Dan rencananya, akan segera dimulai pembangunan monumen patung Marsinah yang sudah direalisasikan beserta Tim Kelik dan Almarhum Mbah Soekardi (pendiri KSBSI Jawa Timur)," kata Soim.

Ia menegaskan, perjuangan ini tidak cukup sampai disini, meskipun Marsinah dikenang sebagai Pahlawan Nasional, namun Soim memastikan, akan terus mengawal dengan mendukung majunya UMKM serta rest area di sekitar patung Marsinah agar usaha ekonomi rakyat bisa terwujud.

Setelah ziarah dan doa bersama di makam Marsinah, rombongan KSBSI lanjut bergeser ke Jombang menuju makam Gus Dur. 

Diketahui, Gus Dur merupakan salah satu Tokoh yang turut mendirikan KSBSI bersama almarhum  Muchtar Pakpahan, Rachmawati Soekarnoputri dan beberapa Tokoh lainnya.

"Ziarah dan doa bersama ini dilakukan untuk bangsa dan negara sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada keluarga, karena beliau, Gus Dur (KH  Abdurrahman Wahid) yang juga selaku pendiri SBSI - KSBSI." tandas Soim.

Berita Terkait



Komentar

Beri komentar