"Karena konsen yang kuat itu juga, SASK atau serikat buruh kuat dari
Finlandia melirik Indonesia dan mendukung dalam bentuk program 2022 sampai 2024
melalui ADHEDA, LSM Australia yang juga sangat kuat menyikapi isu perubahan
iklim ini." kata Maria Emeninta seusai mengisi materi training of trainers
perubahan iklim dan transisi yang adil di Bogor, Selasa (07/02/2023).
Sebagai bagian diseminasi informasi, aksi penyadaran dan penguatan posisi
buruh menghadapi perubahan iklim dan segala konsekuensinya, KSBSI akan membuat
pelatihan-pelatihan untuk anggota dan pengurus KSBSI. Dan untuk mempersiapkan
training tersebut, tim program telah menyusun modul standart sebagai panduan
bagi trainer KSBSI sehingga materi yang disampaikan mudah diserap dan mudah
diakses lembaga-lembaga di bawah KSBSI, baik Federasi, maupun lembaga-lembaga
lain.
Maria mengatakan, modul yang disusun secara tim oleh saya sendiri, Maria
Emeninta, lalu Nikasi Ginting dan Edy Irawan tadi disampaikan sebagai draft
awal untuk disikapi oleh peserta yang merupakan pengambil keputusan tertinggi
di KSBSI.
"Terbagi dalam 2 bagian, Modul untuk pemula yakni mengulas tentang
Dasar-Dasar Perubahan Iklim, sejarahnya, pengertian dan pengenalan isu nya di
berbagai level dan area. Dan juga Transisi Yang Adil, yang merupakan elemen
sangat penting, sebuah tawaran keseimbangan yang di perkenalkan ITUC sejak
kongresnya tahun 2010, di promosikan pada konferensi PBB tahun 2012 di Rio De
Jeneiro, Brasill dan menjadi instrument ILO berupa Panduan Just Transition
sejak tahun 2015." jelas Maria
Nantinya, modul tersebut akan menjadi panduan standar yang berisi materi
dan sesi yang diperlukan untuk pelatihan buruh.
"Untuk konkretnya, di bagian akhir pelatihan sejenis ini, pembuatan
rencana kerja menjadi hal yang sangat penting agar anggota di tingkat bawah
merasakan manfaat yang jelas melalui pengaplikasian modul ini di lapangan.
Turut dilengkapi juga beberapa Best Practice yang ada di beberapa lembaga atau
negara tentang bagaimana mengakomodir isu Transisi Yang Adil (Just Transition)
dalam aksi serikat buruh, termasuk dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB)."
ungkapnya.
Hadir dalam agenda tersebut, perwakilan DEN KSBSI, DPP Federasi, Komisi
Kesetaraan Nasional, Komite Pemuda dan Lingkungan serta 5 korwil yang hadir
secara online zoom. Kelima korwil tersebut adalah DKI Jakarta, Jawa Barat,
Banten, Kalimantan Timur dan Sumatera Utara dimana kelimanya adalah wilayah
prioritas untuk isu perubahan iklim saat ini di Indonesia. (handi) berita ini juga di muat di ksbsi.org
Beri komentar