Dalam pertemuan tersebut, KSBSI dan KSPSI AGN menyampaikan pandangan tentang berbagai isu perburuhan di Indonesia. Mereka menekankan pentingnya penerbitan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja, mendukung program pemerintah yang pro masyarakat, dan menyatakan dukungan penuh kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, untuk melanjutkan kebijakan yang mengutamakan kepentingan publik.
Elly mengatakan, Tujuan pertemuan adalah mempercepat proses pembahasan RUU Ketenagakerjaan dengan memastikan keterlibatan aktif dari serikat pekerja dan buruh di setiap tahapan legislasi. Dalam diskusi itu, isu lain seperti percepatan pengesahan RUU PPRT, reaktivasi program Penerima Bantuan Iuran (PBI), penghapusan sistem outsourcing, dan penghentian praktik upah murah yang merugikan pekerja juga dibahas secara mendalam.
Pembicaraan turut mencakup isu rencana pelaksanaan Hari Buruh Internasional yang melibatkan Presiden, dampak perang global terhadap ketenagakerjaan nasional, serta informasi tentang rencana pembelian kendaraan pick-up dari India. Disebutkan bahwa kesepakatan dengan pemerintah sudah terjalin, disusul rencana pembangunan pabrik di Indonesia pada tahun 2027. Dukungan terhadap program pemerintah dan agenda legislasi yang dianggap strategis bagi buruh juga disampaikan oleh para peserta pertemuan.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengapresiasi respons cepat pimpinan DPR. Ia menambahkan rencana peringatan Hari Buruh Internasional dan agenda di Jawa Timur sebagai bagian dari diskusi.
Terkait acara publik hearing, "Wakil Ketua DPR RI, Bapak Sufmi Dasco, dikatakan siap mendorong Komisi IX untuk segera mengajak semua pihak terkait—buruh maupun pengusaha—agar terlibat aktif demi keseimbangan dalam pembahasan legislasi. Agenda May Day direncanakan berlangsung di Monumen Nasional (Monas), sedangkan pada 2 Mei, Presiden Prabowo akan meresmikan Museum Ibu Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur,"tuturnya.
Andi Gani mengungkapkan rasa terima kasih kepada Wakil Ketua DPR dan jajaran yang telah memberikan dukungan luar biasa. Ia berharap segenap stakeholder akan segera dilibatkan dalam publik hearing terkait UU PPRT serta RUU Ketenagakerjaan demi kepentingan buruh secara luas. (*/Red)
Beri komentar