Kapolri Meresmikan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia

Kapolri saat meresmikan Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) di Tebet, Jakarta Selatan. (Foto: Istimewa).

Kapolri Meresmikan Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia

Nasional

JAKARTA - Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) telah resmi diresmikan pada hari Jumat, 24 Juli 2026, berlokasi di Jalan Asem Baris, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Acara peresmian ini dihadiri oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang juga diberi kehormatan untuk meresmikan kantor tersebut melalui upacara pemotongan pita di pintu masuk sekretariat.


Usai peresmian, Jenderal Sigit dan pimpinan buruh berpose bersama dengan mengepalkan tangan kiri di depan kantor. “Hidup buruh!” seruan Sigit yang disambut antusias oleh pimpinan serikat buruh.

Jenderal Sigit disambut kehadirannya oleh sejumlah tokoh penting dalam gerakan buruh, antara lain Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban, dan Presiden Konfederasi Buruh Merdeka Indonesia (KBMI) Wahidin. Hadir pula Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (ASPIRASI) Mirah Sumirat, Dewan Penasihat KSPSI Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, serta para pemimpin serikat pekerja dan buruh lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Jenderal Sigit didampingi oleh beberapa pejabat Polri, seperti Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni, kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Komjen Yuda Gustawan, serta Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri.

Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menyampaikan bahwa pendirian sekretariat bersama ini merupakan tonggak bersejarah, mengingat untuk pertama kalinya berbagai serikat buruh di Indonesia dapat bersatu dalam satu forum perjuangan. 

“Selamat atas persatuan semangat perjuangan buruh Indonesia!” ujar Sigit yang disambut meriah dengan tepuk tangan.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya persatuan buruh dalam menghadapi ketidakpastian global akibat konflik di Timur Tengah dan tekanan ekonomi dunia. Menurutnya, dukungan dari seluruh elemen bangsa, termasuk buruh, diperlukan oleh pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan ketahanan nasional.

Jenderal Sigit juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perlindungan hak-hak pekerja dan iklim investasi. Ia memandang bahwa iklim investasi yang baik akan menciptakan lebih banyak kesempatan kerja.

Di kesempatan tersebut, Jenderal Sigit mengungkapkan sejarah kedekatannya dengan kalangan buruh sejak menjadi Kapolda Banten periode 2016-2018. Pada masa itu, ia mengubah pendekatan pengamanan peringatan Hari Buruh agar polisi bersama massa buruh dapat merayakannya secara damai.

Kapolri juga menyatakan bahwa ia telah turut mendukung aspirasi buruh terkait Undang-Undang Cipta Kerja hingga akhirnya Mahkamah Konstitusi menerima sebagian gugatan mereka.

“Saya pernah sampaikan beberapa waktu lalu bahwa saya termasuk di antara sedikit orang yang menolak Omnibus Law, terutama mengenai Cipta Kerja,” ungkap Jenderal Sigit sambil disambut tepuk tangan gemuruh dari para pimpinan buruh. Ia menambahkan bahwa ia diam-diam berjuang bersama teman-teman buruh, termasuk Pak Andi Gani, untuk terus mengawal proses tersebut, dan akhirnya mereka mencapai kemenangan di Mahkamah Konstitusi.  (*/)



Komentar

Beri komentar